Jargon Sekolah
Senin, 29 Nov 2021
  • SMA Negeri 2 Plus "Cerdas, Berkarakter & Berprestasi"

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengizinkan 30 kabupaten/kota menggelar pembelajaran tatap (PTM) terbatas

Diterbitkan : - Kategori : Sekolah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengizinkan 30 kabupaten/kota menggelar pembelajaran tatap (PTM) terbatas. Namun proses PTM hanya diikuti maksimal 50 persen siswa dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Adapun PTM terbatas mulai dari pendidikan PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat. Namun kepala sekolah, guru dan kepala sekolah telah divaksin Covid-19.
Keputusan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/39/INST/2021 tertanggal 30 Agustus 2021. Instruksi tersebut mulai efektif berlaku mulai 1 September 2021 mendatang.
Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, Edy masih melarang pelaksanaan PTM terbatas di Medan, Pematangsiantar, dan Toba. Khusus Medan dan Pematangsiantar saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Sementara itu, kabupaten Toba berstatus PPKM Level 3 tapi masuk zona merah Covid-19.
Alhamdulillah pelaksanaan PTM di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan sudah dilaksanakan hari ini dengan penerapan protocol kesehatan 5M yang ketat,baik para Tenaga Pendidik,Tenaga Kependidikan dan para siswa/i dan dengan pengurangan jam pembelajaran.
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19 di SMAN 2 Plus Panyabungan dilakukan dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan, termasuk para guru yang sudah divaksin.
Suka, bahagia itu yang saya rasakan ketika mendapat informasi bahwa sekolah akan dimulai kembali secara tatap muka, meskipun masuk hanya 1 minggu tiga hari dan waktunya juga banyak dikurangi, tetapi saya sangat bersyukur bisa belajar bersama-sama lagi dengan teman-teman sekelas saya” selanjutnya ia juga menyelipkan doa’ dan harapannya “semoga virus ini segera hilang, sehingga saya bisa belajar terus di sekolah seperti waktu saya kelas X yang lalu. Amin” (ucap salah satu siswa kelas XII).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar